Rabu, 10 Oktober 2012

Antologi 100 Puisi Tema Ibu Se-Indonesia Karena Aku Tak Lahir dari Batu


Karena Aku Tak Lahir dari Batu
( Antologi 100 Puisi Tema Ibu Se Indonesia )
Kurator : Oka Rusmini , Warih Wisatsana, Moch Satrio Welang
Desain Sampul : Eko Bayu Saputra
Tata Letak : Yayan Triyansyah
Pemeriksa Aksara : Irwan Bajang
ISBN : 978-602-9149-56-2

Penerbit : SASTRA WELANG PUBLISHER

Buku ini adalah  wujud apresiasi pada sosok Ibu se Indonesia yang telah memberikan banyak pengorbanan demi berputarnya roda kehidupan di zaman yang serba sulit di negeri ini sekarang. 

Proses pengerjaan buku ini relatif cukup lama, dari proses  pengumpulan naskah se Nusantara, proses pengkurasian, hingga  proses percetakan dan lain – lain memakan waktu kurang lebih  dua tahun terhitung program dimulai pada bulan April 2010. Satrio Welang, penggagas program ini sempat dikagetkan dengan banyaknya jumlah karya yang masuk ke meja redaksi. “Saya tak menduga, begitu banyak yang antusias dan tertarik pada kegiatan ini,” ungkapnya penyair dan dramawan yang banyak berproses di Bali ini. Selama rentang waktu tersebut, redaksi telah menerima 356 puisi dari 356 penyair dari seluruh Indonesia.”

Setelah melalui proses yang panjang dan melelahkan, dewan kurator yang terdiri dari Warih Wisatsana , Oka Rusmini dan Moch Satrio Welang, menetapkan 100 karya puisi terpilih. Keseluruhan karya ini kemudian diterbitkan dengan judul “KARENA AKU TAK LAHIR DARI BATU” oleh Teater  Sastra Welang dengan divisi penerbitannya yakni Sastra Welang Publisher.

Berikut daftar nama penyair dalam antologi puisi tema ibu se-indonesia:

ADHY RICAL - KENDARI

AKHMAD NURHADI MOEKRI – SUMENEP

AKHYAR FUADI – AGAM (SUMATERA BARAT)

ALEE KITONANMA – PADANG

ANDI MAGADHON – YOGYAKARTA

ANISAH ROKHIMATULKHAIR ATMAJANINGTYAS – WONOSOBO

ARDY KRESNA CRENATA – BOGOR

ARI NENDRA – SOLO

ARIF HIDAYAT – PURBALINGGA

ARRY SYAKIR GIFARI – TANGGERANG

ARUM FATIMA – YOGYAKARTA

ASSYAFA JELATA – SERANG

AWAN TENGGARA – BEKASI

AYU DIAH CEMPAKA – DENPASAR

AYU WINASTRI – DENPASAR

BADRUL MUNIR CHAIR – YOGYAKARTA

BAGUS PRANA – PURWOKERTO

BODE RISWANDI – TASIK MALAYA

BUDHI SETYAWAN – BEKASI

BUNDA MATAHATI – DEPOK

DADI REZA PUJIADI – DENPASAR

DEA ANUGRAH – YOGYAKARTA

DG KUMARSANA – LOMBOK

DIAH BUDIANA – BANDUNG

DICKY TEARA – SUMENEP

DS PRIYADI – YOGYAKARTA

DWI RAHARIYOSO – PONOROGO

DYAH SETYAWATI – TEGAL

EFFENDI DANATA – LOMBOK

EKO PUTRA – MUSI BANYUASIN SUMATERA SELATAN

FAKHRIZAL EKA, SP – JAMBI

FATIMUL HUSAIN – YOGYAKARTA

FARADINA IZDHIHARY – MALANG

HASAN BISRI – JAKARTA

HENDRA UTAY – DENPASAR

HOLY ADIB – PADANG

HUSEN ARIFIN – MALANG

I PUTU AGUS SUTRARAMA – TABANAN

INDAH IP – SURABAYA

INDY EDELWEISS – SEMARANG

IRIANTO IBRAHIM – KENDARI

IRWAN BAJANG – YOGYAKARTA

IRWAN KUSUMAWARDANA – YOGYAKARTA

ISBEDY STIAWAN ZS – LAMPUNG

ISYKA SYUKRIYA – BANTUL

JOAN VALENTINA RACHMA ASSYAKIRA – DENPASAR

JUNIAR HENDRIK WILLIAM LUMANKUN – NUSA DUA

KHAIRUL HUDA – DENPASAR

KHOER JURZANI – CIANJUR

LAKSMI HERDIANA PUTRI – SUMENEP

LAILATUL KIPTIYAH – BLITAR

MUTIAH AYU RASTA - MUSI BANYUASIN, SUMATERA SELATAN

MUDA WIJAYA – DENPASAR

AMING AMINOEDHIN – SURABAYA

MEGITA OKTAVIA

M. MAHFUDZ FAUZI S. – LAMPUNG

M SUSANTO EDISON – DENPASAR

NOVAL JUBBEK -  MALANG

NOVIANA KUSUMAWARDHANI – UBUD

NAHDHO NUR – SUMEDANG

NADYA NADINE – SURABAYA

NUROCHMAN SUDIBYO YS. – TEGAL

OVIANTY – JAKARTA

O'ONKS EL – KEMARUNG – SUMENEP 

OLAN SANSEVIERA – CIREBON

PRINGADI ABDI SURYA – JAKARTA

PUTRI F.R.PRATAMA – SURABAYA

QUR’ANUL HIDAYAT IDRIS – SEMARANG

RAHMAT HELDY HS – SERANG BANTEN

RESTU ASHARI PUTRA – DEPOK

RIO FITRA SY – PADANG

RIZA MULTAZAM LUTHFY – MALANG

RIVO SHAFTRIA SY – PESISIR SELATAN 

RISWAN HIDAYAT – YOGYAKARTA

RUDY RAMDANI – PURWAKARTA

RYAN RACHMAN – PURWOKERTO

SYAIFUL BAHRI – SUMENEP

SYARIF HIDAYATULLAH – DEPOK

SETIYO BARDONO – DEPOK

SELI DESMIARTI – PURWAKARTA

SHITA RAHUTOMO – BANDUNG

SURAJIYA – YOGYAKARTA       

SOSIAWAN LEAK – SOLO

SUGUH KURNIAWAN – BANDUNG

SHINTA MIRANDA – JAKARTA

SHAFIRA SULAIMAN – BANDA ACEH

SITI FATIMAH – SURABAYA

TATANG RUDIANA ALGHIFARI – TASIKMALAYA

TITIKECIL YASMINA – BANDUNG

WAYAN SUNARTA – DENPASAR

WISNU ADITYA PRATOMO – SUMEDANG

WINARTI – SURABAYA

YOYONG AMILIN – JAKARTA

YULI ARISTA – CEPU

YOGIRA YOGASWARA – BANDUNG

YOGI PRASTIYO – JAKARTA


Sebagai bentuk apresiasi setiap sastrawan yang karyanya terpilih dalam buku ini, penerbit mengirimkan 2 eksemplar buku. “ Buku ini merupakan wujud cinta kita para sastrawan pada pengorbanan para Ibu dalam membuat roda kehidupan di  muka bumi ini  berputar. Bayangkan  betapa  sulitnya para Ibu mengelola agar dapur tetap mengepul dengan  harga barang – barang  yang membumbung tinggi”, ujar Satrio Welang.  Buku ini juga diharapkan dapat diapresiasi oleh masyarakat   luas dengan kecintaan terhadap kesusastraan . “Semoga buku ini bisa diterima masyarakat, dan memberi arti bagi kampanye apresiasi jasa – jasa  Ibu tahun ini, semoga juga masyarakat  Indonesia lebih gemar membaca karya – karya kesusastraan Indonesia, yang sesungguhnya tidak kalah dari negara – negara lain. Indonesia memiliki kebudayaan sastra yang amat memukau selain sarat keindahan, sastra Indonesia banyak mengangkat tema – tema humanisme dan sosial yang sangat penting menjadi penyadaran kepada kaum pemegang kekuasan agar  tidak sewenang – wenang, ” tambah Welang. Buku ini dibandrol hanya dengan harga Rp. 35.000,-. Sementara keuntungan penjualan buku akan dipergunakan untuk mendukung kerja-kerja penerbitan Sastra Welang Publisher ke depannya. Juga guna memberi support pada gerakan seni, sastra, literasi dan budaya di Bali khususnya dan di Indonesia pada umumnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar