Sabtu, 24 Desember 2011

Pada Malam Natal Aku Melihat Santa Clause


Pada malam natal
aku melihat santa clause
Ia keluar dari mesin percetakan dalam jumlah ribuan eksemplar
Wajahnya terpampang manis tanpa kumis
menawarkan produk alat cukur

Di lain hari kutemukan ia berjemur di aspal
Menyebar flayer-flayer bergambar menu natal
Aih, betapa perutnya yang buncit
cermin citarasa tiada tara

Kadang ia menjelma sepasang gupala
Parasnya ajaib mirip manekin
Menyapa langkah yang lalu
di depan pintu toko baju

Ho…ho...ho….
Santa Claus Santa Claus
Tawa berguguran  di pilar atrium
seperti salju dan lollipop   
Ribuan tubuh bermata keledai
menyepuh lowerground
Mereka penuhi  troli dengan mimpi kanak-kanak
dan pundi di perut Santa

Ho…ho...ho...
Santa Claus Santa Claus
Di pamflet tawanya menyergap mata
Baliho mengisi ruang-ruang tempurung kepala

Hey,
Aku melihat santa claus malang
terperangkap di ranting cemara
Itukah sebabnya
 Ia biarkan kosong
Kaus kaki yang kugantung
di hatiku?!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar